Berlibur di Banyuwangi & Berkunjung di Kawah Ijen

Tidak hanya memiliki Pelabuhan Ketapang yang akan membawa Anda menyeberangi Selat Bali menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Banyuwangi kini juga menjelma sebagai salah satu jujukan daerah wisata yang populer, bersaing dengan Bali. Terletak di ujung timur Pulau Jawa membuat Banyuwangi memiliki pantai dengan panorama yang memikat.

Tak hanya pantai, Banyuwangi juga memiliki destinasi wisata langka yang ada di dunia dan Hotel yang bagus. Berikut beberapa destinasi wisata di Banyuwangi yang patut dikunjungi dan sudah diakui dunia:

Pantai Teluk Hijau

Merupakan salah satu destinasi wajib para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi dan masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Pantai yang juga sering disebut dengan nama Green Bay ini memiliki pasir putih menawan yang lembut serta air laut yang jernih dan tampak kehijauan karena tanaman alga yang tumbuh di dasarnya. Karena termasuk dalam kawasan Taman Nasional, tak heran pantai ini masih dikelilingi hutan yang rindang nan asri.

Tak jarang juga beberapa hewan liar seperti monyet akan muncul menemani suasana santai Anda di pantai ini. Ombaknya yang tidak terlalu besar juga membuat pantai ini cocok menjadi jujukan snorkeling para wisatawan. Sebagai tambahan, pantai ini juga memiliki air terjun yang langsung turun mengarah ke bibir pantai, sempurna menambah keindahan dan keeksotisan dari Green Bay.

Pantai Plengkung

Pantai berpasir putih ini merupakan salah satu surganya penikmat surfing dunia. Hal ini terbukti dari diakuinya pantai yang mempunyai nama lain G-Land ini sebagai spot surfing terbaik di Asia Tenggara. Pantai yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo ini juga mendapat julukan sebagai The Seven Giant Waves Wonder.

Untuk mendapatkan ombak dengan ketinggian 6-8 meter waktu terbaik berkunjung adalah sekitar bulan Juli-September. Pantai Plengkung juga tak hanya menyajikan suguhan ombaknya yang spektakuler, namun juga memiliki panorama sunset yang luar biasa.

Pantai Pulau Merah

Berlokasi di Desa Sumberagung, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, pantai ini juga merupakan salah satu jujukan wisatawan penggemar surfing karena tinggi rata-rata ombaknya yang dapat mencapai 2 meter. Panorama alam yang ditawarkannya pun bukan main mempesona dengan suguhan pasir putihnya dan bukit yang dipenuhi batu karang dibawahnya. Jika berkunjung kesini, Anda akan disuguhi dengan keindahan sunset berwarna jingga kemerahan yang terpancar dari balik bukit. Ketinggian ombaknya yang tidak se-ekstrem Pantai Plengkung juga membuat Pantai Pulau Merah menjadi lokasi langganan event internasional surfing competition.

Pantai Sukamade

Merupakan pantai eksotis yang menjadi jujukan favorit para penyu untuk bertelur. Berlokasi di kawasan Taman Nasional Meru Betiri membuat daerah ini kaya akan flora dan faunanya. Dikelilingi hujan tropis yang hening membuat beberapa jenis penyu memilih mendarat di pantai ini untuk bertelur, seperti penyu sisik, penyu hijau, penyu belimbing, dan penyu slengkrah. Selain menikmati panorama menyejukkan yang ditawarkan pantai ini, Anda juga dapat sekaligus belajar melestarikan alam dengan mengikuti wisata penangkaran telur penyu dan ikut melepaskan tukik atau bayi penyu ke laut lepas.

Pulau Tabuhan

Pulau mungil seluas 5 hektar ini terletak di tengah Selat Bali dan berjarak sekitar 20 km dari Kota Banyuwangi. Menyajikan panorama alam yang mempesona dengan hamparan pasir putih dan air lautnya yang bening. Juga menyajikan pemandangan bawah laut yang super mengagumkan karena kaya akan biota laut dan berbagai coral yang eksotis, sangat cocok bagi penggemar snorkeling.

Selain merupakan lokasi ideal bagi para pecinta snorkeling, angin yang berhembus di sekitar Pulau Tabuhan juga sangat cocok dijadikan lokasi untuk menikmati kitesurfing dan windsurfing. Banyaknya burung-burung langka yang termasuk satwa dilindungi seperti Burung Maleo dan Enggang Gading membuat Anda juga dapat melakukan aktivitas birdwatcing.

Pantai Bedul

Termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) dan berlokasi di antara Pantai Grajangan, Alas Purwo, dan Pantai Plengkung. Memiliki pemandangan yang menakjubkan karena dikelilingi oleh hutan mangrove seluas 2.300 hektar, dan menjadikannya kawasan mangrove terbesar di Pulau Jawa. Untuk menyusuri hutan mangrove, Anda disarankan untuk naik perahu tradisional berkapasitas 10-15 orang. Perahu ini akan menyusuri perairan Segara Anakan yang memiliki panjang sekitar 18,8 km. Atau jika ingin merasakan sensasi yang berbeda, Anda juga dapat menyewa kano selama 2 jam. Dinamakan Pantai Bedul sendiri karena di kawasan tersebut banyak terdapat ikan bedul yang masih sejenis dengan ikan gabus.

Desa Wisata Osing

Kali ini merupakan destinasi wisata budaya, Desa Wisata Osing yang merupakan Desa Cagar Budaya pun tak kalah menarik untuk dikunjungi. Terletak di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi dan hanya berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota. Kentalnya budaya dan tradisi yang dijaga penduduk Suku Osing amat tercermin dari bahasa keseharian yang digunakan hingga terawatnya rumah-rumah kuno khas Suku Osing tempo dulu yang telah berusia sekitar ratusan tahun. Berbagai suguhan kesenian seperti Tari Gandrung, Angklung Paglak, Barong Kemiren, dan Othek dapat Anda nikmati sembari mencicipi berbagai makanan dan kue tradisional khas Banyuwangi.

Kawah Ijen

Gunung yang mempunyai tinggi 2.443 meter ini sangat populer karena blue fire-nya. Blue fire sendiri adalah peristiwa alam yang terjadi karena adanya aliran belerang di sekitar kawah gunung ijen. Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan ini adalah pada pagi subuh sebelum matahari terbit. Karena pada jam tersebut, cahaya api biru akan terlihat jelas dan sangat indah.

Fenomena blue fire ini sangat langka ditemui dan hanya ada 2 di dunia, dimana satu lagi terdapat di Islandia. Tak hanya menyajikan panorama blue fire, kawah ijen juga mempunyai danau kaldera dengan kandungan air asam terbesar di dunia. Berwarna hijau kebiruan yang kontras dengan dinding kawah dan dikelilingi kabut serta asap belerang membuat pemandangan yang tercipta sangat indah sekaligus magis. Untuk Mengunjungi Kawah Ijen ada Tournya juga, cek di sini lebih detailnya.

Jawatan Benculuk

Awalnya dibangun sebagai area resapan air pada tahun 1952, Jawatan Benculuk yang berlokasi di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi kini juga menjelma sebagai salah satu destinasi wisata menarik di Banyuwangi. Jika berkunjung kesana, Anda akan mendapati suasana eksotis sekaligus misterius. Hal ini disebabkan rindangnya pepohonan trembesi yang tumbuh menjulang tinggi bak penampakan hutan magis di film Lord of The Rings. Ketika waktu petang datang, cahaya matahari akan menerobos masuk melalui celah pepohonan dan sukses menghasilkan suasana sore yang patut diabadikan.

Taman Nasional Baluran

Dengan suasana baik di padang savana Afrika, Anda akan takjub ketika melihat kawanan rusa yang berlarian, gerombolan banteng bebas berkeliaran, monyet-monyet yang bergelantungan manja, beberapa merak yang dengan anggun melipat ekornya, hingga kawanan elang yang sibuk berburu mangsanya, serta masih banyak lagi hewan lainnya seperti kijang, babi hutan, kancil, dan bangau. Waktu berkunjung terbaik adalah pada pagi atau sore hari, sehingga Anda tak perlu terganggu dengan teriknya sinar matahari.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *